Life is short, and life is beautiful. If you can enjoy it, you'll feel the real life. Enjoyment of life is not measured by the sparkling and worldly pleasures, is not measured by how much money you have. However, be thankful if you're rich, share with people who are more needy, because what you got, is just a deposit of God.
Monday, May 6, 2013
Wednesday, October 24, 2012
RIDHO TERHADAP UJIAN
Assalammu'alaikum wr wb,
Diambil dari kajian Liqoh gabungan yang diadakan pada tgl. 10 maret 2012 Wina.
Sebelum kita mengenal tentang makna Ujian, ijinkan saya memberikan uraian tentang hakikat sebuah kebahagiaan.
Pembagian Kebahagiaan itu terdiri dari:
1). Kebahagiaan semu (badaniah, kesempurnaan fisik, kecantikan, ketampanan, rezeki) yang kesemuanya ini akan hilang.
2). Kebahagiaan hakiki/ abadi (nilai-nilaikebahagiaan yang muncul karena ketakwaan kita terhadap allah Swt, yaitu kebahagiaan dunia akhirat)
" Barangsiapa yang Allah kehendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya , niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman".
Dan bagaimana mendapatkan kebahagiaan itu?
Orang yang yakin kepada Allah akan menemukan kebahagiaan itu, yaitu melalui:
- Ketauhitan dan keimanan dalam mengenal Allah adalah faktor utama dalam mendapatkan kebahagiaan, baik itu dalam keadaan kesempitan.
- Faktor yang lain adalah mensucikan jiwa (Takziatun naps). Selain yakin sepenuhnya terhadap Allah, kita tidak boleh mengabaikan faktor ini.
- Menegakkan sholat.
Hadist rasul: Dijadikan ketenanganku dalam sholat.
Dengan sholat maka posisi kita makin dekat pada Allah dan kita akan merasakan syukur akan nikmat Allah.
" Dan memohonlah pertolongan pada Allah dengan sabar dan sholat". (QS: Al Baqaroh:45)
-
Diambil dari kajian Liqoh gabungan yang diadakan pada tgl. 10 maret 2012 Wina.
Sebelum kita mengenal tentang makna Ujian, ijinkan saya memberikan uraian tentang hakikat sebuah kebahagiaan.
Pembagian Kebahagiaan itu terdiri dari:
1). Kebahagiaan semu (badaniah, kesempurnaan fisik, kecantikan, ketampanan, rezeki) yang kesemuanya ini akan hilang.
2). Kebahagiaan hakiki/ abadi (nilai-nilaikebahagiaan yang muncul karena ketakwaan kita terhadap allah Swt, yaitu kebahagiaan dunia akhirat)
" Barangsiapa yang Allah kehendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya , niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman".
Dan bagaimana mendapatkan kebahagiaan itu?
Orang yang yakin kepada Allah akan menemukan kebahagiaan itu, yaitu melalui:
- Ketauhitan dan keimanan dalam mengenal Allah adalah faktor utama dalam mendapatkan kebahagiaan, baik itu dalam keadaan kesempitan.
- Faktor yang lain adalah mensucikan jiwa (Takziatun naps). Selain yakin sepenuhnya terhadap Allah, kita tidak boleh mengabaikan faktor ini.
- Menegakkan sholat.
Hadist rasul: Dijadikan ketenanganku dalam sholat.
Dengan sholat maka posisi kita makin dekat pada Allah dan kita akan merasakan syukur akan nikmat Allah.
" Dan memohonlah pertolongan pada Allah dengan sabar dan sholat". (QS: Al Baqaroh:45)
-
Thursday, October 18, 2012
MENANTI MU'JIZAT DARI SANG KHALIK
Dear Bloger, lama tak berjumpa. Beberapa tahun telah berlalu, musim berganti musim. Bagaimana dengan keadaan hatimu saat ini?
Hari ini ada seorang ustadzah yang terkenal dari Indonesia sengaja datang ke Wina dengan berdakwah di masjid as Salam. Namun sayangnya saya tidak bisa bertatap muka dengan beliau. Mungkin kalian kenal dengan Teh Ninih. yup, sosok penyabar yang sering kulihat di media Indonesia.
Hari ini ada seorang ustadzah yang terkenal dari Indonesia sengaja datang ke Wina dengan berdakwah di masjid as Salam. Namun sayangnya saya tidak bisa bertatap muka dengan beliau. Mungkin kalian kenal dengan Teh Ninih. yup, sosok penyabar yang sering kulihat di media Indonesia.
Subscribe to:
Posts (Atom)